JEMBRANA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jembrana menggelar rapat Sosialisasi Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) bagi seluruh karyawan dan karyawatinya pada Selasa (22/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat kantor setempat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman regulasi sekaligus memacu efektivitas kerja melalui pemanfaatan teknologi modern.
Rapat dibuka secara resmi oleh Sekretaris Bappeda Jembrana dan dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Jembrana. Dalam arahannya, Kepala Bappeda menekankan bahwa penerapan disiplin bukan sekadar kepatuhan terhadap jam kerja, melainkan fondasi penting dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kedinasan sesuai peraturan dan kode etik yang berlaku.
Bijak Manfaatkan Kecerdasan Artifisial (AI)
Salah satu poin menarik yang menjadi sorotan dalam sosialisasi ini adalah arahan pimpinan terkait digitalisasi. ASN Bappeda Jembrana didorong untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk menggunakan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) sebagai alat bantu kerja.
"Pemanfaatan AI dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan, seperti membantu membandingkan LKjIP tahun berjalan dengan tahun sebelumnya. Namun, penggunaannya harus bertanggung jawab. Hasil dari AI tetap wajib diverifikasi dengan dokumen sumber agar informasi yang disajikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," tegas Kepala Bappeda.
Hal senada juga diingatkan oleh Sekretaris Bappeda, yang meminta seluruh jajaran untuk tetap menjaga keamanan serta kerahasiaan data kedinasan saat berinteraksi dengan teknologi AI.
Tertib Administrasi Menuju E-Kinerja BKN
Selain persoalan teknologi, rapat ini juga menginstruksikan penguatan tertib administrasi. Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Bappeda diminta mendokumentasikan setiap kegiatan kedinasan, seperti rapat, apel pagi, hingga aksi gotong royong. Dokumentasi ini penting sebagai bukti dukung pemenuhan data SPIP untuk BPKP melalui Inspektorat, sekaligus langkah awal persiapan menghadapi pemberlakuan sistem e-kinerja harian dari BKN.
Dalam sosialisasi tersebut, Analis SDM Aparatur Ahli Muda juga memaparkan materi komprehensif mengenai hak, kewajiban, larangan, serta solusi atas permasalahan kehadiran pegawai. Di samping itu, dipaparkan pula rencana strategis organisasi ke depan, mulai dari mutasi internal untuk menyeimbangkan beban kerja, usulan kepesertaan CACT bagi PNS golongan III/a ke atas, hingga penyusunan formula reward (penghargaan) bagi ASN berprestasi.
Rapat diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh jajaran Bappeda Kabupaten Jembrana untuk menjaga suasana kerja yang harmonis dengan tetap menghormati perbedaan latar belakang dan budaya demi kemajuan daerah.